Tampilkan postingan dengan label BASIC FOREX. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BASIC FOREX. Tampilkan semua postingan

Forex Trading is Not Gambling

Is there a difference between forex trading and gambling? I have been asked this question on more than one occasion and it is a good one as it can make the difference between failing and having a chance to succeed.
Compare a professional gambler who plays the odds with a casual gambler who hopes to make money if he gets lucky and measure the results. Similarly, there is a difference between a professional trader who relies on a systematic approach, discipline and prudent money management with a trader who relies on luck as much as skill to stay afloat. Of course, there is a gray area in between these two extremes where many retail traders reside

Whatever path you choose to take, you will see a difference if you treat trading as a business and not gambling. I have covered this in a section entitled Treat Trading as a Business and Not a Casino in Jay Meisler’s Trading Tips 
If you were running a business you would deduct expenses from sales to see if you are making a profit. You would also calculate profit per sale and measure that against your overhead. 
Treat trading as a business and keep a log of your trades. Calculate your average profit per winning trade, average loss per losing trade and percentage winners vs. losers. If this does not produce a profit or a profit not worth the risk you are taking, then reassess your approach and set goals. 
With limited capital it is important that your business strategy has a formula that produces a profit or you will eventually run out of money. 
I was quoted over ten years ago saying the following and it still holds true today:

"Those who treat forex trading as if they were in a casino will see the same long-term results as when they go to Las Vegas," he says, adding: "If you treat forex trading like a business, including proper money management, you have a better chance of success." …Newsweek International, March 15, 2004


Read more: http://www.nasdaq.com/article/forex-trading-is-not-gambling-cm463800#ixzz3edX50weW

Stigma buruk masyarakat, Forex = Judi

Terdapat Pendapat di masyarakat bahwa lebih baik berinvestasi di sektor riil daripada sektor non riil. Karena sektor riil merupakan bidang-bidang yang 'JELAS' terlihat oleh masyarakat, seperti bidang penjualan produk dan jasa. 

Jika memiliki dana yang berkelebihan, maka cenderung berinvestasi dalam bidang properti, pembelian Franchise. Kalaupun hendak berinvestasi di sektor non riil, maka saham dan reksa dana lebih dipilih dari pada forex trading. Alasannya, saham dan reksadana nampak ‘lebih riil’ dibanding forex.

Masyarakat dewasa ini lebih condong untuk berinvestasi pada sektor riil daripada sektor non riil. Mereka lebih condong untuk berinvestasi pada bidang-bidang yang jelas terlihat oleh pandangan masyarakat. Contohnya penjualan produk dan jasa. Kalaupun pada sektor non riil, saham dan reksa dana lebih dipilih dari pada forex trading. Alasannya, saham dan reksadana nampak ‘lebih riil’ dibanding forex.
Namun seiring dengan semakin meningkatnya kecerdasan masyarakat investasi Indonesia, belajarforex.com yakin forex trading akan menjadi salah satu alternatif utama investasi sektor non riil selain saham. Besarnya return yang dapat diberikan dan likuiditas forex trading menjadi salah satu keunggulan sektor investasi ini. Ditambah, pemerintah mulai berperan aktif sebagai regulator dalam produk perdagangan berjangka (seperti forex. komoditi dan index).
Ketakutan yang mendasar adalah mengenai prinsip “High  Risk High Return” dari forex trading dan kurangnya edukasi pada investor baru yang menyebabkan sulitnya investor pemula untuk memprediksi pergerakan harga yang berakhir pada kerugian dalam berinvestasi. Sisi high return forex trading menyebabkan siapa saja dapat memperoleh keuntungan besar hanya dalam tempo yang sangat singkat. Namun seperti pedang bermata dua, apabila kita dapat memperoleh keuntungan yang cukup besar maka  resiko kerugian pun sama besarnya dan berbanding lurus dengan penguasaan teknik bertrading, informasi dan mental investor.
Permasalahan bagi investor pemula adalah kebanyakan hanya melihat sisi High Return dari forex trading dimana keuntungan bisa mencapai 20% dari modal asal hanya dalam satu hari namun tidak pada sisi High Risk-nya. Ditambah adanya beberapa marketing lokal yang memasarkan forex dengan menonjolkan sisi return-nya melulu tanpa memberikan informasi atau kemampuan bertrading yang cukup. Pada akhirnya kerugian para investor baru membentuk stigma buruk masyarakat bahwa forex trading adalah sama dengan judi.
Walau pun demikian sebenarnya ada fasilitas  manajemen resiko (risk management) yang disiapkan oleh sistem dalam menangani resiko yang besar dalam berinvestasi forex. Jadi, meskipun beresiko, tidak sepenuhnya demikian. Nanti akan saya jelaskan fasilitas-fasilitas ini yaitu “stop loss”, “limit”, “market  order”, dan “Trailing stop”. Jadi, jangan lupakan: High risk namun high return. High return namun high risk.
Bagaimanapun yang mengalami kerugian akan lebih banyak bersuara dibandingkan yang mengalami keuntungan.
salaman_dgn_dollar
Hal mendasar yang membedakan investasi dengan judi adalah meskipun sama-sama memiliki unsur spekulasi, investasi memiliki instrumen analisa dan predictor dalam membaca situasi ke depan. Artinya, investasi bukanlah sekedar sebuah ajang spekulasi,unsur spekulasi harus lebih kecil dari nilai kepastian prediksi. Jika tidak, maka hal tersebut menjadi ajang perjudian dimana ilmu yang digunakan hanya ilmu probabilitas (peluang) saja.
Forex trading yang memiliki berbagai indikator  analisa teknikal dan  analisa fundamental untuk memprediksi pergerakan kurs valuta asing. Jadi trend menguat dan melemahnya suatu mata uang dapat diprediksikan dengan analisa-analisa yang ada (analisa > spekulasi). Pertimbangan lainnya adalah seandainya itu adalah perjudian maka tentu investasi ini dilarang oleh pemerintah dan pemerintahan di negara lain. Sebaliknya, keberadaannya semakin menguat dan perputaran uang yang terjadi malah yang terbesar dibanding produk bursa lainnya.
Untuk mengatasi ini disiapkan fasilitas manajemen resiko (risk management) dalam sistem untuk me-manage resiko yang besar dalam berinvestasi forex, seperi Stop Loss, Limit dan Trailling Distance yang berguna untuk membatasi kerugian serta mengambil titik profit tanpa harus dijaga oleh sang investor sendiri.
Banyak orang mengatakan bertransaksi forex sama dengan judi. Anggapan ini makin santer dengan adanya beberapa nasabah yang mengalami kerugian pada instrumen investasi yang satu ini.
Hal yang jadi pertimbangan lainnya, seandainya itu adalah perjudian maka tentulah investasi ini dilarang keberadaannya oleh pemerintah maupun oleh pemerintahan dinegara lainnya. Alih-alih dilarang, keberadaannya semakin menguat dan perputaran uang yang terjadi malah yang terbesar dibanding produk bursa lainnya.
Adanya nasabah yang mengalami kerugian di pasar forex (dan banyak diantaranya dialami oleh pemula) menyebabkan mereka beranggapan forex sama dengan judi. Padahal satu-satunya penyebab kerugian dari dana mereka adalah mereka sendiri! Mereka mungkin tahu tentang forex trading namun tidak menguasainya. Karena kurangnya pemahaman instrumen analisa yang ada, potensi kerugian menjadi lebih besar dan itulah yang terjadi pada mereka.
Ada pepatah lama yang mengatakan bahwa mereka yang mengetahui akan dikalahkan oleh mereka yang memahami. Mereka yang memahami akan dikalahkan oleh mereka yang menguasai. Mereka yang menguasai akan dikalahkan oleh mereka yang menyukai dan mereka yang menyukai akan dikalahkan oleh mereka yang menghayati. Saya rasa ini pun berlaku pada forex trading.
Forex trading bukan saja sebuah ilmu untuk dipelajari, pada negara maju, sektor ini menghasilkan profesi baru dan mengembangkan lingkungan pendukung untuk para trader profesional tersebut. Mengapa? Sebab menganalisa sebuah pergerakan kurs perlu sebuah pengetahuan dan pengalaman yang cukup. Tidak bisa dalam satu hari dipahami semuanya! Perlu waktu untuk menjadi profesional di dunia forex.
Jadi saran saya, jangan pernah memulai berinvestasi sendiri di dunia forex apabila Anda belum memahami seluk beluknya. Lebih baik jika kita menyerahkan pada trader profesional (biasa disebut fund manager) kalau kita belum yakin betul. Hal ini akan saya bahas lebih detil lagi pada page lainnya. Ingat, ini sebuah adalah sebuah profesi, berarti ada hal-hal prinsipil yang perlu dipegang. Apa saja itu? Sabar.
Namun demikian, milikilah pemikiran bahwa forex trading tidaklah sulit karena memang demikianlah adanya. Yang diperlukan adalah keinginan untuk terus belajar dan belajar. Saya percaya kita pun dapat menjadi trader profesional nantinya.
Terlepas dari sisi resiko yang ada, forex trading sangat menjanjikan sebagai sebuah instrumen investasi yang dapat menghasilkan sejumlah keuntungan besar dalam tempo singkat. Seorang trader yang saya ketahui, mendapatkan keuntungan 2000% (dua ribu persen) dari modal awalnya ketika dia berinvestasi di salah satu pialang yang kami rekomendasikan. Return On Investment (ROI) sebesar itu dia peroleh bukan dalam jangka waktu tahunan, cuma satu setengah bulan!


Catatan
=================

Di Indonesia sendiri keberadaan Forex Trading yang merupakan bagian dari Futures Trading (Perdagangan Komoditi Berjangka) diatur secara resmi melalui UU No. 32 Tahun 1997 yang membahas  Margin Trading. Memang ada undang-undang mengenai perjudian yang isinya adalah melarang kegiatan perjudian. Sementara forex trading keberadaannya diatur oleh undang-undang, bukan dilarang.

Jadi kembali kepada definisi judi itu sendiri dimana faktor spekulasi menjadi lebih dominan dibandingkan dengan analisanya, maka forex trading dapat menjadi sebuah perjudian (terutama bagi mereka yang baru) apabila Anda menjalankannya dengan cara berikut:

• Tidak melakukan analisa terhadap harga pasar baik secara fundamental maupun teknikal.
• Melakukannya pada pialang ilegal.
• Tidak mengetahui risk management dengan baik.

Ketiga point di atas dapat menjadi panduan bagi Anda untuk memulai investasi di forex trading. Tanyakan kepada diri kita masing-masing apakah pialang tempat kita berinvestasi adalah pialang resmi? Apakah kita telah mengetahui manajemen resiko apa saja yang dapat dilakukan untuk menghindari kerugian? Dan apakah kita telah mampu menganalisa pergerakan harga dengan tepat (mungkin tidak harus selalu tepat, tetapi setidaknya sebagian besar tepat)?

Jika ketiga hal tersebut dapat Anda lewati,  selamat datang pada sebuah investasi yang amat menjanjikan bagi keuangan Anda! Namun jika Anda merasa belum dapat melewatinya, jangan berkecil hati. Jika memang masih memerlukan waktu lebih lama untuk kembali belajar, itu lebih baik dibandingkan memulai lebih cepat tetapi berujung pada kerugian.

belajarforex.com

Apa forex itu Judi?


apa forex judi
siembah.com
Untuk anda yang masih ragu tentang apa forex itu judi atau bukan, mari kita lihat dan dalami dari berbagai sisi sehingga dalam men-judge forex judi atau bukan, kita lebih bijaksana.
Dari sebuah sumber yaitu Ensiklopedia Indonesia, disebutkan bahwa judi  adalah ” suatu kegiatan pertaruhan untuk memperoleh keuntungan dari hasil suatu pertandingan, permainan atau kejadian yang hasilnya tidak dapat diduga sebelumnya “.
Dari arti judi diatas kita bisa melihat faktor yang menentukan sesuatu itu digolongkan dalam jenis judi yaitu :
1. Adanya Pertaruhan
Artinya ada kesepakatan antara satu pihak dengan pihak lain untuk bertaruh dimana pihak yang kalah akan memberikan sesuatu pada pihak yang menang.
2. Adanya permainan, pertandingan atau suatu kejadian yang menjadi objek pertaruhan atau jalan untuk memenangkan pertaruhan dimana orang yang bertaruh ikut dalam kegiatan tersebut atau hanya sebagai penonton.
3. Hasil akhir dari permainan atau kejadian tidak dapat diduga sebelumnya
Artinya siapapun yang taruhannya benar itu semata-mata murni disebabkan oleh keberuntungan / untung-untungan, karena sebelumnya siapapun tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Dengan kata lain tidak ada bidang ilmu yang bisa dipelajari untuk menentukan hasil akhir itu.
Sekarang coba bandingkan dengan arti forex trading , salah satunya : ” Forex trading adalah kegiatan beli dan jual mata uang yang dilakukan terus menerus secara kontinyu untuk mendapatkan keuntungan“
Pertanyaannya adalah :
– Apakah dalam Trading Forex ada pertaruhan ?
– Jika dalam trading forex ada pertaruhan, antara siapa dengan siapa ?
– Apa kondisi akhir market forex tidak bisa diduga?
Mungkin sangat beragam jawaban atas pertanyaan diatas tapi satu fakta yang harus diketahui tentang mekanisme forex trading adalah :
– Yang trader lakukan ketika trading forex adalah melakukan Buy atau Sell . Bukan sengaja melakukan taruhan dengan pihak lain.
– Broker forex adalah perantara trading yang menerima keuntungan dari komisi, baik trader itu untung atau rugi broker forex tetap menerima komisi atas penyediaan platform trading dan administrasi lainnya dalam bentuk komisi ataupun spreads. Jadi broker itu bukan bandar yang mendapatkan keuntungan dari trader yang kalah.
– Kondisi market diakhir hari atau diakhir periode bisa di prediksi menggunakan sebuah bidang ilmu yang dinamakan analisa fundamental dan analisa teknikal. Sehingga keberhasilan dalam trading forex sangat bergantung pada kemampuan analisa dan bukan tergantung keberuntungan / Lucky .
Buktinya banyak trader yang telah sukses yang berhasil menjadikan forex trading sebagai bisnis dan bahkan ada yang telah membuatnya masuk dalam jajaran 40 orang terkaya dunia. Coba pikirapa mungkin keberuntungan terus-menerus terjadi selama bertahun tahun pada mereka?
Jika anda pikir mungkin, pertanyaannya selanjutnya adalah kenapa keberhasilan dalam trading forex  bisa menimpa banyak trader? bahkan keberhasilan itu bisa diturunkan seperti misalnya yang terjadi pada Larry Williams yang diturunkan pada putrinya.
Jika digali lebih dalam ada banyak hal yang janggal untuk menentukan bahwa forex itu judi. Dari banyak hal itu penulis berhasil menyimpulkan bahwa :
Forex itu bukan Judi
Yang membuat forex menjadi judi adalah diri trader sendiri yang mempertaruhkan uangnya di pasar forex yang mengharapkan keuntungan dengan hanya menggantungkan pada faktor keberuntungan. 
Sama halnya seperti sepakbola , sepakbola itu bukan judi . Tapi kita bisa menjadikannya sebagai perjudian. Saya yakin anda pernah mendengarnya..
Pembahasan forex itu judi atau bukan tidak akan selesai sampai kedua pihak yang memperdebatkannya menemui kesepakatan. Namun terlepas itu judi atau bukan , penulis sendiri hanya meyakini bahwa trading forex adalah sebuah bisnis yang dalam pengembangannya diperlukan kemampuan pengendalian diri, kemampuan pengelolaan uang dan kemampuan analisa. 
So, lakukan saja apa yang anda yakini …

Konsep Dasar Forex Untuk Pemula

Artikel ini akan membahas mengenai konsep forex paling dasar yang wajib diketahui para trader pemula untuk memahami pembukaan posisi-posisi dalam trading forex. Sebelum memulai trading demo ataupun riil, Anda harus memahami dulu properti-properti penting ini, agar dapat digunakan untuk menata strategi trading Anda.


Belajar Forex

Price Reporting, Trading Volume
Forex merupakan sebuah pasar yang diperdagangkan aktif sepanjang ada bank yang buka disalah satu pusat keuangan dunia. Perdagangan efektif berlaku mulai awal Senin pagi waktu di Tokyo sampai Jumat siang waktu di New York. Jika mengacu kepada waktu GMT, minggu perdagangan terjadi mulai Minggu malam sampai Jumat malam, atau 5 hari = 24 jam perhari.

Tidak seperti pasar lainnya, tidak ada rekaman konsolidasi dalam Forex, harga dan volume  perdagangan tidak dilaporkan. Akan tetapi sangat dimungkinkan perdagangan terjadi secara simultan pada harga yang berbeda diantara berbagai pihak dipasar. Harga dipasar biasanya berkaitan erat dengan pasar yang lebih besar. Penentuan harga biasanya relatif dekat diantara market, namun, perbedaan utama antara Forex dan pasar lainnya adalah tidak adanya data volume yang telah diperdagangan dalam waktu apapun. Perkembangan teknologi baru-baru ini telah berhasil mematahkan berbagai hambatan yang dahulu terbentang diantara para klien ritel pasar Forex dengan pasar inter-bank.

Revolusi perdagangan online forex pada mulanya digagas pada awal tahun 90'an, yang membuka pintu kepada klien ritel dengan cara menghubungkan market dengan pengguna akhir. Dengan ditopang oleh cepatnya akses internet dan kekuatan CPU, platform online trading yang terdapt pada komputer pc pengguna saat ini berfungsi sebagai gerbang menuju pasar Forex yang liquid. Klien ritel sekarang ini mampu bertransaksi bersama-sama dengan berbagai bank terbesar dunia, dengan harga dan eksekusi yang sama. Dulunya bisnis seperti ini didominasi dan dikendalikan oleh inter-bank besar dan sekarang menjadi hal yang lumrah bagi individu sehingga mendapat kesempatan yang sama dengan perbankan besar.

Terobosan pada sektor teknologi tidak hanya merubah cara orang mengakses pasar Forex, juga merubah cara mengambil keputusan didalam berdagang. Riset menunjukkan bahwa alasan utama gagalnya mendapat keuntungan adalah tidak adanya disiplin yang didedikasikan untuk mencapai perdagangan yang sukses dan manajemen resiko. Mengembangkan disiplin baja merupakan diantara sikap yang harus dikedepankan oleh para trader.

Dengan bantuan perangkat perdagangan yang modern atau perangkat lunak, maka para trader saat ini dapat mengembangkan sistem perdagangan yang komprehensif, dengan rencana trading mendetail termasuk titik entry (masuk), exit (keluar), dan model manajemen resiko. Lebih jauh lagi, trader dapat melakukan uji coba secara mundur dan dan uji coba secara maju sebagai bagian dari rancangan strategi dalam akun demo sebelum menyuntikkan modalnya pada akun real. Ketika perangkat lunak sistem perdagangan pertama kali diperkenalkan, para trader membutuhkan keahlian programming dan latar belakang yang kuat dalam menganalisa matematika teknis. Upaya perusahaan perangkat lunak untuk membuat produknya lebih adaptif kepada masyarakat umum, perangkat lunak sistem trading saat ini lebih mudah untuk digunakan.

Pada titik ini, seorang yang bukan programmer dengan pemahaman analisa matematika teknis tingkat dasar dapat menikmati sebuah sistem trading yang menurutnya mudah untuk dilakukan. Namun, perlu untuk anda pahami, bahwa sistem trading tidak menyediakan sebuah konsep pengeruk keuntungan semata, karena sistem ini berfungsi sebagai panduan bagi pemula untuk memulai sebuah perdagangan. Seiring waktu, para trader dapat mengembangkan sistem perdagangan yang sesuai dengan pribadi masing-masing trader.

Spread
Spread merupakan biaya yang harus dikeluarkan oleh seorang trader. Dengan kata lain, Spread adalah sumber pendapatan bagi perusahaan yang menyelenggarakan perdagangan tersebut. Dipasar Forex, spread bisa sangat berbeda tergantung pada perusahaan yang menyelenggarakan dan pihak-pihak yang terlibat. Pasar Forex Inter-bank bisa memiliki spread hingga 1-2 pips, dan spread bisa diperlebar menjadi 30-40 pips ketika berhadapan dengan pelanggan individu. Jika anda melihat spread kedai Forex disekitar wilayah pariwisata atau turis, maka anda akan menemukan spreadnya mencapai 400 sampai 600 pip.

Margin
Margin ialah jumlah equitas yang harus dipertahankan agar posisi tetap terbuka. Margin berfungsi sebagai deposit bagi seorang trader untuk memastikan jika transaksinya mengalami kerugian. Akun margin memberi kesempatan kepada konsumen untuk membuka posisi dengan nilai yang lebih tinggi dari nilai dana yang telah dimasukkan kedalam akun sebelumnya.

Jenis Order
Pasar forex memiliki berbagai macam tipe order. Berikut adalah beberapa tipe order utama yang dapat ditemukan pada setiap broker forex.

Market orders – Order Beli / buy atau jual / untuk eksekusi sesuai harga terbaik yang tersedia diwaktu itu. Biasanya disebut harga pasar.

Entry orders – Permintaan dari klien kepada Broker untuk melakukan eksekusi buy atau sell dengan jumlah tertentu dan pada pasangan mata uang serta harga tertentu.

Stop Loss – Sebuah order untuk menutup sebuah posisi ketika mencapai harga tertentu. Konsep ini didesain untuk membatasi posisi loss bagi seorang trader. Jika posisi dibuka dengan membeli satu pasang mata uang, stop loss merupakan sebuah permintaan untuk menjual posisi itu ketika harga jatuh ke level tertentu dan begitu sebaliknya. Trader sangat disarankan menggunakan stop loss orders untuk membatasi kerugian. Stop loss orders juga penting dilakukan ketika investor akan memasuki sebuah situasi dimana mereka tidak bisa memantau perdagangan dalam waktu yang tidak terbatas.

Take Profit – Dimana sebuah permintaan untuk melakukan posisi close ketika harga telah mencapai level keuntungan yang ditetapkan. Ini didesain untuk mengunci posisi untung. Sekali harga melewati level keuntungan yang telah ditetapkan maka take profit menjadi market order dan penutup posisi.
Good Until Cancelled (GTC) – Dalam perdagangan forex, sebagian besar order adalah GTC, artinya, sebuah order akan berlaku sampai dibatalkan, tanpa memperhitungkan sesi perdagangan. Trader harus menjelaskan order GTC order dibatalkan sebelum expire. Umumnya, entry orders, stop loss orders dan take profit orders dalam perdagangan forex online semuanya merupakan GTC orders.

Demikianlah artikel singkat mengenai konsep dasar Forex yang dapat saya katakan paling dasar dan paling bawah sekali, namun saya berharap semoga artikel diatas dapat membantu anda yang memang belum mengetahui secara pasti apa itu pasar forex. Semoga artikel tersebut diatas dapat memberikan sedikit gambaran untuk Anda.
seputarforex.com

Kesalahan Memahami Konsep Dalam Trading

seputarforex.com
Banyak trader pemula yang salah dalam memahami konsep-konsep penting dalam trading forex. Mereka trading dengan interpretasinya sendiri terhadap beberapa konsep yang mereka baca atau dengar tanpa menelaah lebih jauh, dan menjadikannya sebagai kebiasaan dalam trading sehari-hari. Konsep-konsep tersebut berhubungan dengan efektifitas agar cepat berhasil dalam trading forex, namun karena salah memahami maka yang terjadi justru sebaliknya, cara trading jadi tidak efektif dan sering mengalami kerugian. Dari hasil survey terhadap para trader pemula, mereka mendapatkan konsep-konsep tersebut dari berbagai website, seminar atau dari trader yang lebih senior, dan menganggap bahwa semuanya benar dan mesti diikuti.
Berikut beberapa konsep dalam trading forex yang sering disalah-artikan:
                                    
1. Trading pada time frame tinggi resikonya lebih besar dan perlu waktu lama untuk menunggu sinyal tradingPada umumnya trader pemula beranggapan bahwa trading pada time frame tinggi (yang paling umum daily) resikonya lebih besar karena jarak stop loss akan lebih lebar dati time frame yang lebih rendah. Selain itu, pada time frame rendah lebih banyak kesempatan untuk entry karena sering memberikan sinyal trading.
Dalam hal resiko yang lebih besar, Anda perlu memahami position sizing. Jika Anda harus menentukan stop loss yang lebih lebar dengan pip yang lebih besar, maka Anda mesti mengatur ukuran lot yang sesuai sehingga besarnya resiko dalam satuan nilai uang sama dengan yang telah Anda rencanakan ketika Anda trading pada time frame yang lebih rendah.

Misalnya jika sebelumnya Anda trading EUR/USD pada time frame 30 menit dan besar resiko Anda US$100 per trade untuk stop loss 25 pip, sekarang Anda trading pada time frame daily dengan stop loss 50 pip. Resiko Anda tidak harus lebih besar dari US$100, tetapi ukuran lot trading Anda lebih kecil. Jika Anda masuk pada 4 mini lot untuk stop loss 25 pip (per pip adalah US$4, resiko 25 pip= US$100), sekarang Anda trading dengan 2 mini lot untuk stop loss 50 pip (per pip US$2, resiko 50 pip= US$100). Untuk level reward, dengan stop loss yang lebih lebar, tentunya level take profit juga lebih besar jika risk/reward ratio yang Anda gunakan tidak berubah.

Untuk sinyal trading yang jarang muncul pada time frame tinggi adalah relatif dan tergantung dari metode dan pengalaman trading Anda. Pada umumnya tidak demikian, sinyal trading pada chart daily lebih berbobot daripada chart 30 menit atau 15 menit. Perlu diketahui bahwa sinyal-sinyal pada chart dengan time frame yang lebih rendah  (misal 30 menit, 15 menit, dsb) kurang reliable dibanding daily karena banyak terdapat ‘noise’ didalamnya. Daily chart menghilangkan noise-noise tersebut dan gambar sinyal yang ditampilkan lebih akurat. Mungkin Anda akan lebih boros dengan keluar masuk pasar pada time frame rendah. Trading pada chart daily mencegah Anda dari over-trading, over-analyzing dan kecanduan trading yang bisa berakibat fatal. Sinyal trading memberi isyarat untuk entry, dan tentunya Anda ingin probabilitas profit yang tinggi. Sinyal trading pada chart daily lebih jarang, tetapi probabilitas profitnya lebih besar.

2. Anda harus selalu membiarkan profit bertambah terusAnda tentu sering membaca atau mendengar ungkapan ‘cut your losers short and let your winners run’ yang sering muncul di situs-situs dan seminar forex. Apa maksud sebenarnya dan bagaimana Anda melakukannya? Dengan ide seperti pada ungkapan tersebut, banyak trader pemula yang tidak melakukan apa apa pada posisi tradingnya yang sudah dalam keadaan profit. Mereka mengira bahwa dengan posisi trading yang sudah benar, pergerakan harga pasar akan tetap dalam arah tersebut dan biasanya bertahan lama sebelum ada tanda reversal yang pasti. Mereka percaya pada pengalaman para senior yang buru-buru exit padahal pasar masih bergerak sesuai harapan hingga profit yang diperoleh tidak maksimum.

Pergerakan harga pasar tidak bisa diprediksi dengan tepat dan akurat. Cara seperti itu kemungkinannya 50-50 dan bersifat gambling. Ungkapan tersebut bersifat umum, tetapi logis dan obyektif. Untuk menyikapinya, paling tidak Anda harus menerapkan money management dengan menentukan risk/reward ratio yang wajar. Selain itu, Anda tidak harus membiarkan begitu saja posisi trading yang sudah profit. Anda bisa menggeser level stop loss untuk mengunci profit yang telah Anda peroleh, atau menggunakan fasilitastrailing stop. Untuk amannya, paling tidak Anda memindahkan stop loss ke level breakeven. Mengamankan profit adalah hal yang krusial apalagi jika level reward belum tercapai.

3. Sebaiknya Anda menentukan resiko per trade tidak lebih 2% dari balance accountKaidah ‘resiko 2%’ sudah umum diketahui dan digunakan oleh para trader forex. Jika diterapkan dengan kaku, kaidah ini sebenarnya membatasi trader dalam memange balance account tradingnya. Trader yang telah berpengalaman menganjurkan sebaiknya para pemula tidak terikat oleh angka persentasi resiko tersebut. Dalam hal besarnya resiko, seorang trader hendaknya merasa nyaman dengan angka yang ditetapkan. Persentasi angka sangat relatif terhadap dana account Anda, dan besaran dalam satuan uang adalah lebih nyata dan tampak jelas (visible). Misalnya seorang trader forex yang profit ‘10%’ dari balance accountnya dan itu adalah US$100, sementara trader yang lain juga profit ‘10%’ tetapi besarnya US$10,000. Bagi trader pemula akan lebih mudah melihat besar profit dan loss dalam satuan uang daripada angka persentasi.

                                 

Banyak trader profesional yang menganjurkan agar dalam menetapkan resiko per trade menggunakan satuan uang yang sesungguhnya, karena hanya Anda sendiri yang tahu besarnya resiko dalam satuan uang yang paling logis sesuai dengan rencana, kemampuan trading dan situasi keuangan Anda. Ada tip dari para profesional: dana Anda mesti bisa cukup untuk mengatasi 10 hingga 20 kali kerugian yang berturut-turut sebagai skenario yang paling buruk. Jika belum terbiasa dan berpengalaman, hendaknya menghindari teknik compounding atau melipatkan ukuran lot per trade sebagus apapun kondisi pasar yang Anda perkirakan.

4. Broker Anda mencoba untuk mengelabuhi (scam)Trader forex sering menganggap broker sebagai musuhnya. Jika sedang mengalami loss, mereka selalu menaruh prasangka buruk pada broker, curiga broker mengelabuhinya dengan mempermainkan lebar spread, menggunakan teknik tertentu untuk ‘mengejar’ level stop loss (stop loss hunter) atau memasang software khusus yang bisa access ke account trading kita. Walaupun mungkin ada broker forex yang seperti itu, tetapi tentu jumlahnya tidak banyak. Boker forex adalah bisnis yang menjanjikan, dan untuk memperoleh ijin dari badan regulator yang telah diakui dunia pengusaha broker forex harus menyerahkan uang jaminan yang tidak sedikit.

Jika mereka berbuat curang atau mengelabuhi client-nya dan client tersebut melapor ke badan pengawas regulator tersebut (yang pasti ditanggapi jika bukti-buktinya lengkap), akan bisa berdampak pada reputasi dan bisnis mereka. Untuk amannya Anda hendaknya memilih broker yang telah memperoleh regulasi dari badan regulator yang terpercaya semisal CFTC dan NFA (Amerika Serikat), FSA UK (Inggris), FSA (Uni Eropa), ASIC (Australia). Jika telah memilih broker yang menurut Anda bisa dipercaya, Anda tidak seharusnya menaruh prasangka buruk pada broker.

5. Rilis berita ekonomi adalah sangat pentingDengan banyaknya rilis data dan berita ekonomi yang membanjiri situs-situs forex setiap hari tentu tak ada trader yang mengabaikan begitu saja dan menganggap bahwa data fundamental tidak penting. Trader yang murni hanya mengandalkan analisa teknikal dalam trading (chartist) menganggap bahwa semua akibat rilis data dan berita ekonomi telah tercermin dalam pergerakan harga pasar, tetapi secara umum tetap perlu memperhatikan jadwal rilis beberapa indikator yang dianggap penting oleh para pelaku pasar. Hanya saja kita mesti waspada jika trading berdasarkan rilis data fundamental. Trader yang berpengalaman tidak melakukan itu untuk menghindari slippage atau loncatan harga. Jika bermaksud trading pada saat rilis data ekonomi, mereka biasanya menunggu beberapa saat setelah rilis berita tersebut pada kondisi pasar yang relatif tenang (tidak terlalu bergejolak/volatile).

6. Sistem dan strategi trading adalah aspek yang paling pentingJika kita coba melakukan pencarian mengenai metode, strategi atau sistem trading pada situs-situs on-line kita akan banyak menemukan promosi dari berbagai software trading yang siap pakai, robot, atau perusahaan yang menyediakan jasa sinyal trading (signal services). Jarang yang memberikan edukasi dan paparan rinci mengenai money management dan psikologi trading, dua hal yang sebenarnya paling penting dalam trading di pasar forex. Para pembuat software dan penyedia jasa sinyal trading tersebut tahu bahwa banyak trader forex yang cenderung mencari metode dan strategi trading yang mudah dan mujarab (holy grail).

Dalam kenyatannya ada 3 pilar utama dalam trading forex yang mesti diperhatikan, yaitu sistem trading, psikologi trading dan money management. Sistem trading mencakup metode dan strategi, sedang psikologi mencakup aspek mental dalam trading. Ketiga pilar tersebut harus berdiri bersamaan, jika salah satunya runtuh bisa menghancurkan trading Anda. Sebenarnya tidak ada holy grail dalam trading forex, apalagi yang hanya mengandalkan sistem dan strategi trading.

Pelaku Pasar Dalam Trading Forex


Secara umum, Pelaku pasar forex berasal dari berbagai golongan, diantaranya:




Bank dan institusi keuangan, adalah peserta yang paling aktif di pasar forex. Didalamnya ada bank-bank swata/besar. dan mereka berurusan dengan lembaga keuangan ataupun bank lain untuk meminta nilai tukar mata uang asing dan mereka dapat membeli mata uang yang mereka butuhkan di pasar forex.
Jadi bank ini sangat dominan dalam perdangan mata uang, sehingga ada disebut dengan Interbank market(pasar antar bank) di mana dalam pasar tersebut bank-bank besar bertransaksi di antara mereka. Dan harga atau deal disana akan ikut menentukan harga mata uang menjadi seperti yg terlihat oleh trader individual seperti kita, di layar komputer. Karena pasar forex tidak terpusat alias decentralized, maka hal yang wajar melihat bank satu dengan bank lainnya punya sedikit perbedaan dalam nilai tukarnya.

Pemerintah, adalah pelaku forex yang paling berpengaruh. Di banyak negara, perwakilan pemerintah ini bisa dilihat pada bank sentral yang merupakan kepanjangan tangan pemerintah dalam menjalankan kebijakannya. Jadi umumnya mereka sudah satu paket dalam hal kebijakan moneter. Dan seperti kita ketahui, anggaran dana belanja suatu negara sangatlah besar dan meliputi antar negara dan benua. Jadi andil suatu pemerintahan negara sangat berpengaruh dalam pasar forex. Khususnya oleh pemerintah dengan ekonomi yg berpengaruh/adi daya. 

Broker, Broker forex adalah pihak yang bisa berupa perusahaan, institusi, agen, ataupun individu dimana dia berdiri untuk mempertemukan antara penjual-penjual dan pembeli-pembeli. Melihat fungsinya tersebut, tentunya broker forex ini sudah ada sejak dahulu kala. Dan sekarang ini melihat perkembangan inter koneksi ekonomi antar negara, teknologi komunikasi(internet) maka broker forex(online) semakin banyak di dunia ini. 
Dengan adanya broker forex retail, mereka akan meneruskan dan mengatur dari permintaan trading dengan volume kecil(individu) kepada broker/institusi/bank yang lebih besar. Sehingga nantinya setiap permintaan trader bisa diakomodasi di pasar forex yg besar dan masif. Jadi kita harus melalui broker jika ingin melakukan trading forex online. 

Perusahaan Multinasional, Bisnis, dsb, mereka berpartisipasi dalam pasar forex karena mereka membutuhkan mata uang asing untuk perdagangan mereka di negara-negara lain. Seperti misal, sebuah perusahaan yang berbasis di Inggris perlu menggunakan pasar valas untuk membeli mata uang yang mereka butuhkan untuk membayar perusahaan mitra mereka di negara lain yang menjual alat-alat berat. 

Spekulan, mereka biasa adalah dalam wujud badan atau perusahaan swasta yang bergerak di bidang finansial(pengembangan dana) dan mereka biasanya juga memiliki kemampuan finasial yang tidak terbatas. Jadi, spekulan ini berusaha mendapatkan uang sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya dari pasar perdagangan. Salah satu spekulan yang paling terkenal mungkin George Soros. Milioner yang sangat dikenal berspekulasi pada penurunan British Pound yang menghasilkan uang 1.2 milliar dollar kurang dari sebulan! Beberapa pengkritik mengatakan bahwa orang-orang seperti ini bertanggung jawab atas krisis keuangan asia akhir 90-an.
Semoga bermanfaat.
seputarforex.com


Resiko, Untung dan Rugi Forex Trading

Resiko, Untung dan Rugi

Sebagai seorang investor profesional Anda harus belajar melihat semua skema investasi tidak selalu dari profitnya. Ada banyak faktor lain selain mimpi indah profit yang harus Anda ketahui dan salah satunya adalah yang disebut  resiko. Forex merupakan sebuah investasi yang tergolong high  risk-high return investment program.
Itu artinya adalah sebuah investasi yang memiliki resiko tinggi. Namun juga imbal balik profit yang tinggi. Ya sebandinglah dengan resikonya. Nah, kedua sisi profit dan resiko ini tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Ini seperti sebuah sisi mata uang yang saling bersebelahan. Ada namun bersebrangan. Bersebrangan namun ada.
Ok kalau begitu mari kita mulai membicarakan kedua hal ini. Kalau begitu karena Saya adalah seorang sedia payung sebelum hujan, Saya akan membahas sisi resikonya terlebih dahulu. Berharap hari yang ceria ini tidak menjadi hari yang kelabu setelah Anda membaca artikel ini.
Secara garis besar, ada tiga hal utama yang perlu Anda ketahui sebelum memulai investasi forex Anda terutama dari masalah resiko.
Pertama, total loss possibility (ini artinya kemungkinan loss keseluruhan) bisa mencapai 90% dari seluruh dana yang Anda yang investasikan.
Eh, apa? 90%? Tidak begitu bagus kedengarannya. Ya memang tidak begitu bagus. Tapi ingat ini adalah kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi. Mengapa bisa mencapai 90%, ini disebabkan dewa penolong yang dahulu kita kenal bernama  margintrading. Nah bukan dewa penolong lagi dong…
Ingat ketika Amir melakukan pembukaan posisi beli sebanyak 1  lot pada contoh ketika kita belajar mengenai mekanisme investasi forex? Well kalau Anda lupa Anda perlu membukanya kembali pada bagian mekanisme perdagangan forex.


Nah, kini Amir membeli sebanyak 1 lot GBP pada pasangan GBPUSD diharga 1.9600. Dalam kasus ketika GBP menguat terhadap USD, maka Amir akan mendapatkan keuntungan. Sekarang bagaimana jikalau yang terjadi sebaliknya? Bagaimana kalau harga bergerak turun? Sejauh mana posisi Amir dapat bertahan?
Dalam pasar forex trading meski Anda dapat membuka sebanyak hanya 1 lot dan membutuhkan jaminan hanya 100 Pound, bukan berarti modal awal minimum yang disetorkan adalah hanya 100 Pound saja (kalau di Rupiahkan ya kurang lebih Rp 1.5 Juta).
Biasanya pialang menetapkan deposit minimum diatas harga 1 lot tersebut. Ada beberapa pialang yang menetapkan minimum pembukaan  account US$250 atau bahkan US$500. Apa gunanya?
Ya! Betul sekali, untuk menahan posisi apabila ternyata harga bergerak berlawanan dengan posisi Amir. Nah misalkan Amir memulai investasinya dengan sebesar US$250. 100 pound (sama dengan US$196) digunakan sebagai jaminan posisi Open Buy yang dia lakukan. Maka sisa dananya menjadi 250 – 196 = US$ 54. Dana 54 Dollar inilah yang digunakan untuk mempertahankan posisi Amir yang terbuka apabila ternyata harga bergerak turun, bukan naik seperti yang diharapkan Amir.
Dalam pasar forex biasanya based  currency yang digunakan adalah US Dollar. Itu artinya semua transaksi akan diubah ke dalam USD dan semua yang tertera pada platform sudah dalam Dollar.
Pertanyaannya sekarang, dengan sisa dana 54 Dollar itu, berapa jauh Amir dapat mempertahankan posisinya? Dan apa yang terjadi jika harga bergerak turun dan 54 Dollar tersebut habis?
Good question.
Jawabannya pertanyaan pertama, Amir dapat mempertahankan posisinya sampai harga bergerak turun sejauh 54 points karena pada dasarnya 1 point GBPUSD harganya adalah 1 Dollar. Jadi jikalau harga turun sampai ke 1.9546, maka sisa dana Amir yang 54 Dollar itu akan habis.
Lalu apa yang akan terjadi?
Jika sisa dana Amir yang 54 Dollar tersebut habis maka posisi Amir yang terbuka tersebut akan ditutup otomatis oleh sistem dikarenakan tiadanya lagi jaminan dalam pembukaan posisi. Dengan begitu, Amir mengalami kerugian sebesar 54 Dollar dan kini dananya hanya tersisa US$ 196. Kasihan Amir….
Situasi yang Amir alami dinamakan  margin call. Margin call adalah ditutupnya posisi secara otomatis oleh sistem dikarenakan habisnya jaminan dana yang dimiliki. Sebuah hal yang tidak menyenangkan bagi seorang trader. Mimpi buruk tepatnya.
Nah sekarang yang jadi pertanyaan berapa lama margin call itu terjadi dengan sisa dana hanya 54 Dollar? Pasangan GBPUSD tergolong pasangan yang energic dan senang sekali bergerak kesana kemari. Dengan volatilitasnya, GBPUSD biasanya dapat bergerak hingga 100 points per harinya. Jadi, Amir dapat saja mengalami margin call dan kehilangan $54 hanya dalam waktu 1 hari!
Wow, sebesar itu kah? Ya memang. Amir bisa saja untung 100 Dollar sehari tetapi juga bisa mengalami margin call jikalau sisa dana yang dimilikinya hanya $250. Nanti kita akan pelajari lebih jauh lagi, meskipuin minimum pembukaan account cukup terjangkau yaitu hanya US$250, membuka account dengan dana seminimal itu merupakan sebuah resiko tingkat tinggi dan sangat tidak disarankan. Well, money talks and that’s right. Bagaimanapun modal tidak akan berbohong.
 Tutorial Movie - Resiko dalam Forex Video ini memberikan penjelasan mengenai resiko dalam forex trading
Seandainya Amir memulai investasinya dengan US$1000 maka ada sisa dana mencapai US$804 yang artinya cukup untuk menahan pergerakan beberapa kali. Perlu dicatat bahwa harga tidak pernah naik dan turun dalam satu arah ber kali-kali. Itu artinya ada kemungkinan setelah turun 100 – 200 points harga malah kembali bergerak naik melewati 1.9600 dan Amir mendapat untung.
Jadi begitulah resiko pertama yang kita pelajari. Cukup pahit memang.
Selanjutnya resiko kedua ada pada persoalan likuiditas. Kita sudah singgung sedikit tadi bahwa untuk GBPUSD pergerakan dapat mencapai 100 points dalam sehari saja. Itu artinya kemungkinan untung/rugi mencapai kurang lebih Rp 1 Juta per harinya!
Nah, pa artinya hal ini? Artinya adalah Anda dapat kehilangan dana Anda dan mengalami total loss seperti disebutkan diatas dan semuanya itu terjadi dalam waktu yang sangat singkat!
Coba tenang dan pikirkan bagaimana jika ini terjadi pada Anda?
Anda kehilangan dana $250 hanya dalam waktu satu hari! Atau katakanlah Anda menabung 6 bulan lamanya untuk dapat memulai investasi forex Anda dan ternyata dalam waktu 6 hari semua tabungan Anda tersebut lenyap tiada berbekas. Secara teoritis hal ini mungkin terjadi dalam pasar forex. Sesuatu yang pahit namun riil dan mungkin. Bagaimana perasaan Anda jika ini terjadi pada Anda?
Jadi dengan 2 hal ini dapat dipahami memang bahwa benarlah perkataan bahwa forex adalah high risk – high return investment program. Investasi berresiko tinggi tetapi juga dengan return yang tinggi. Dan keduanya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Jangan pernah tertipu dengan para marketing yang menonjolkan melulu sisi keuntungan tanpa pernah menyinggung kemungkinan loss yang mungkin terjadi. Seorang marketing forex yang baik haruslah juga bertindak sebagai investment advisor bagi nasabah-nasabahnya.
Yang terakhir berkaitan dengan resiko adalah masalah metode trading. Jika dilihat-lihat dari dua point yang kita bahas bersama diatas tentu Anda pun berkesimpulan bahwa keputusan untuk melakukan aksi beli/jual merupakan keputusan yang paling krusial dan sangat signifikan. Kapan harus masuk, berapa lama dan beli atau jual merupakan keputusan yang akan memperngaruhi dana kita kelak.
Kalau begitu inti dari semuanya ini adalah apakah kita cakap dalam memprediksi pergerakan harga atau tidak. Semuanya itu dicerminkan dalam analisa yang kita pelajari sehari-hari. Metode trading apa yang kita gunakan dan bagaimana sistem yang kita milki menentukan apakah Anda mengakhiri karier Anda sebagai seorang trader atau seorang looser.
Kabar buruknya, tidak ada satupun metode trading yang dapat menjamin Anda pasti mengalami keuntungan terus menerus. Sebuah sistem trading yang diciptakan oleh para ahli forex terbaik diseluruh dunia. Ini dikarenakan sebuah sistem belum tentu cocok dengan profil orang yang memakainya. Belum masalah permodalan. Belum cara bertrading. Belum jam trading. Belum cara menganalisis. Dan yang terpenting adalah belum lagi psikologi yang dimiliki setiap trader berbeda-beda. Ini menyebabkan tidak ada satupun metode trading yang dapat menjamin Anda mengalami untung mencapai 100% terus menerus.
Anda dapat mengikuti trader terbaik yang pernah Anda kenal. Tetapi itu pun tidaklah jaminan Anda untung.
Nah bagaimana? Sepertinya forex menjadi begitu menakutkan bagi Anda? Saya belum menceritakan kisah-kisah mereka yang “kurang sukses” di forex lho J. Baiknya tidak usahlah. Daripada nanti BelajarForex.com tidak lagi dikunjungi orang lagi karena takut resiko forex hihihihi.
Tapi jangan khawatir Saudara, Saya tidak akan meninggalkan Anda kebingungan menghadapi semua resiko-resiko diatas. Apa yang disampaikan tersebut merupakan resiko terburuk yang mungkin terjadi terhadap account Anda. Lagi pula ada sederetan cara untuk mencegah semua itu terjadi terhadap investasi Anda. Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sehubungan resiko dalam investasi forex:
1. Pastikan dana yang Anda investasikan merupakan dana lebih yang bersifat idle/ dikhususkan untuk itu (risk capital)
Yang Kami maksud dengan dana idle adalah dana yang memang “tidak terpakai” atau tidak digunakan untuk keperluan tertentu yang mendesak. Jadi memang dikhususkan untuk berinvestasi dan pada investasi yang memiliki resiko tinggi. Ya..ya…ya Saya tahu bahwa tidak ada duit yang tidak terpakai. Semuanya terpakai. Tapi maksud Saya disini adalah
Jangan gunakan dana pendidikan anak atau dana kesehatan keluarga Anda untuk berinvestasi forex. Apa yang akan Anda lakukan apabila dana pendidikan anak Anda ludes karena forex? Si kecil tidak bersekolah karena Bapaknya kurang perhitungan ck…ck..ck…
Satu lagi, sangat disarankan untuk tidak mengutang untuk bermain forex. Saya serius lho. Ada beberapa orang yang bertindak terlalu berani dengan menggesek kartu kreditnya untuk bermain forex. Kalau memang Anda sudah mahir dan memilki pengalaman bermain forex yang profit ya no comment at all. Tapi kalau masih awam lalu ngutang…
Ah sudahlah. Yang penting Anda sudah mengerti maksud Saya.
2. Jangan terburu-buru untuk berinvestasi real hanya karena Anda telah memahami satu-dua teknik forex.
Bahkan saya pun masih belajar dan terus belajar sementara artikel ini dibuat. Jangan pernah menganggap diri terlalu mahir dalam bertrading hanya karena Anda telah membaca sebuah “resep rahasia” dari seseorang yang telah menjalani forex dan profit.
3. Gunakan fasilitas demo account untuk jangka waktu yang cukup sebelum memulai real account.
Para pialang penyedia jasa forex online trading biasanya menyediakan fasilitas demo account cuma-cuma bagi siapa pun yang tertarik dengan forex untuk berlatih dan terbiasa menggunakan platform mereka. Keistimewaan demo account adalah semua harga dan regulasi adalah sama persis dengan real accountnya. Perbedaannya hanya pada dunia riil uang yang kita gunakan ya uang virtual alias uang main-mainan. Jadi secara teoritis apabila Anda mengalami profit pada demo account maka profit pada real account tidak jauh lagi bagi Anda.
Nah kendalanya adalah seringkali meskipun mereka mencoba demo account dan mereka profit, waktu untuk berlatih pada demo tidak cukup. Padahal pialang biasanya menyediakan waktu 1 bulan (dan bisa diperpanjang) selama kita membutuhkan sampai kita merasa benar-benar mahir dan siap menuju real account. Sekali lagi ketidak sabaran membuat banyak kecelakaan yang tidak perlu menjadi harus terjadi.
4. Gunakan fasilitas Stop Loss dan Limit untuk membatasi keuntungan dan kerugian
Stop Loss merupakan fasilitas yang disediakan oleh platform untuk membatasi kerugian yang mungkin terjadi dalam posisi kita ketika terjadi kesalahan dalam memprediksi pergerakan harga. Sedangkan Limit berguna untuk menentukan pada harga kita hendak melakukan taking profit. Kedua fasilitas ini umum tersedia pada platform forex trading. Kita akan membahas lebih jauh pada section Forex online trading and the Facility at a glance.
Ok kita sudah belajar mengenai resiko yang mungkin terjadi dalam bertrading forex berikut beberapa cara penanggulangannya. Mungkin Anda mulai berpikir dua kali untuk bertrading forex dikarenakan artikel yang baru saja Anda baca. Baguslah jika memang demikian. Karena itu adalah tujuan Belajar Forex. Membantu Anda untuk memulai investasi ini dengan cara yang benar, terukur dan masuk akal.
Tentunya tidaklah imbang untuk membicarakan resikonya tanpa mengetahui seberapa besar potensi yang mungkin Anda dapatkan dalam bertrading. Nah untuk adilnya kita juga perlu mengetahui sejauh manakah keuntungan yang mungkin kita peroleh dengan bertrading forex. Namun rasanya saya tidak perlu menjelaskan terlalu panjang mengenai hal ini.
Well, ada banyak orang yang sebenarnya bertrading dan mendapatkan keuntungan hingga puluhan hingga ratusan ribu Dollar tiap bulannya. Meski lebih banyak lagi mereka yang loss (banyak diantaranya seharusnya tidak perlu loss jika mereka memiliki cukup kesabaran dan cara trading yang lebih baik), forex tetaplah sebuah ladang investasi yang menawarkan keuntungan tidak seperti investasi konvensional lainnya.
Potensi profit pada forex dapat mencapai puluhan hingga ribuan persen setiap bulannya. Beberapa pemula forex yang tekun belajar dan cukup kenal baik dengan kami mampu mencapai profit dalam tradingnya hingga mencapai ratusan persen dalam tiap bulan. Sayang record transaksi mereka tidak bisa kita tampilkan disini dikarenakan privacy.
Dengan hitungan sederhana berdasarkan rata-rata pergerakan misalnya mata uang GBPUSD yang mampu bergerak hingga 100 points sehari maka dengan memasang 1 lot saja sehari itu artinya kita bisa mendapat keuntungan 2000 points dalam waktu satu bulan (20 hari x 100). Cukup lumayan. US$2000 jika dijadikan Dollar. Itu baru 1 lot lho. Coba bagaimana kalau kita memasang lot yang semakin besar seiring bertambahnya dana yang kita punya? Bisa besar dan semakin besar.
Itu sebabnya banyak trader luar negeri yang melakukan trading untuk membiayai hidup mereka (bahkan anak istri mereka) sehari-hari. Istilah kerennya Trading for a Living. Hmm… cukup menggiurkan bukan? Cukup dari rumah saja dan tidak perlu menempuh kemacetan kota-kota besar, ratusan hingga puluhan ribu Dollar bisa kita hasilkan hanya dari bertrading. Dengan demikian trading pun dapat membantu kualitas hidup mereka yang melakukannya dan juga mengurangi polusi di jalan raya (he…he…he).
Coba bayangkan bagaimana efek yang dihasilkan jika Anda berhasil membuat formula trading yang tepat bagi diri Anda pribadi. Sebuah terobosan finansial (kemandirian finansial) menjadi bagian hidup Anda dan kini Anda dapat meninggalkan takdir menjadi karyawan seumur hidup Anda. Hmmm…. Sweet dream heh?
Jadi sebenarnya dari apa yang kita pelajari hari ini diketahui bahwa pada dasarnya keuntungan dan kerugian yang mungkin terjadi adalah sebanding satu sama lainnya. Market dapat menjadi sahabat terbaik bagi siapa pun yang profit. Sebaliknya dia dapat menjadi musuh terkejam yang Anda temui karena dapat meludeskan investasi Anda dalam sekejap mata.
Nah sebelum Anda melangkah lebih lanjut dengan pelajaran Anda. Kelihatannya siapa yang mau berinvestasi forex hasuslah seorang yang menyukai sebuah petualangan harga alias risk lover. Jika Anda seorang risk averter alias mereka yang tidak menyukai resiko, silakan menjauh dan pilihlah investasi yang tidak terlalu beresiko seperti forex.

MengenaL forex

Forex, singkatan dari Foreign Exchange, yakni kegiatan memperjualbelikan satu mata uang dengan mata uang lainnya. Ini adalah pasar keuangan terbesar dan terlikuid dengan volume perdagangan harian mencapai $4 triliun. Tidak seperti saham, forex diperdagangkan interbank, over-the-counter (OTC) yang artinya tidak ada satu bursa yang mendominasi perdagangan. Pasar forex beroperasi 24 jam per hari antara individu dengan broker, broker dengan bank, dan bank dengan bank. Jika sesi Asia berakhir maka sesi Eropa akan dimulai, dan dilanjutkan oleh sesi AS sehingga perdagangan dapat dilanjutkan tanpa terputus.


Sebagian pelaku pasar forex hanya sekedar menukar mata uang untuk keperluan bisnis. Seperti perusahaan multinasional yang harus membayar upah dan biaya lainnya di berbagai negara yang menjual produk mereka. Perusahaan dan pemerintah yang membeli dan menjual produk atau jasa dari negara lain maupun konversi pendapatan ekspor.

Sebagian besar adalah trader yang prediksi pergerakan nilai mata uang demi mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan jual yang dilakukan. Investor biasanya memanfaatkan informasi signifikan yang belum diantisipasi pasar.

Forex selalu bergerak, berfluktuasi mengikuti aliran dana dan antisipasi kondisi makroekonomi global. Ada peluang yang dapat dimanfaatkan dari fluktuasi mata uang. Mengenali fundamental ekonomi, gunakan indikator teknikal, dan terapkan money management akan membantu trader untuk eksploitasi peluang investasi di pasar forex. EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, USD/CHF, AUD/USD adalah mata uang yang paling sering diperdagangkan. Pasar forex tidak hanya terbatas pada mata uang tersebut, juga mencakup USD/CAD, USD/SGD, EUR/JPY, EUR/CHF, GBP/JPY, dsb.

Konsep trading adalah beli di harga rendah dan jual di harga tinggi. Nilai suatu mata uang selalu berubah, dipengaruhi oleh jumlah perdagangan internasional, suku bunga, kebijakan bank sentral dan pemerintah, sentimen, dan indikator ekonomi lainnya. Tentukan tren dan beli mata uang yang akan menguat atau jual mata uang yang akan melemah.

Menerjuni dunia forex untuk pertama kali mungkin terasa menakutkan, investor harus membuat rencana trading-nya hingga familiar dengan pola pergerakan mata uangnya. Kasino adalah tempat untuk para penjudi, beda dengan trading forex. Forex merupakan tempat bagi para yang tertarik untuk berinvestasi, bukan kaya mendadak dalam waktu singkat.

Practice makes perfect! Sebelum mulai suntikan dana ke dalam real account, berlatih lah lebih dahulu dengandemo account. Belajar menganalisa dan trading sebelum mulai dengan dana sungguhan. Forex merupakan metode analisa trend pasar, jadi jangan melawan trend.

Terus belajar dan analisa akan terbukti ampuh dari sekedar mengandalkan keberuntungan atau hoki. Kesabaran merupakan salah satu elemen penting trading. Jangan berharap untuk dapatkan uang banyak dalam sekali perdagangan. Bangun ekuitas perlahan tapi pasti, dengan kombinasi money management maka anda akan mampu mendapatkan return investasi yang signifikan.